Sabtu, 13 Juni 2015

Photograph

"Loving can hurt, loving can hurt sometimes.
But it's the only thing that I know.
When it's get hard, you know it can get hard sometimes.
It is the only thing that makes us feel alive"

- Ed Sheeran, Photograph


Yahh kira-kira begitulah cuplikan awal lagu Photograph nya si bang Rup..... Ed Sheeran. Bagus ya lagunya. Gw juga suka lagu ini gara-gara ngedenger anak EB Cafe (semacam tempat kedai kopi selama ini gw kerja, sekarang dah pensiun sih) mainin lagu ini. Paling suka sama lagu ini ada namanya Dhian dan Nadhya, ya, mereka kembar. =v Awalnya si Dhian minta album X ini ke laptop ane, terus katanya dia cuma pengen ngedenger lagu Photograph aja. Gw otomatis masih polos kan, yaudah gw juga akhirnya ikut ngedengerin lagunya, dan ternyata bagus juga. Apalagi lagi masa-masa galau gini nih hehehe (Eaaaa... Eaaaaa....). #GaJelas #Abaikan




Noh gambar Rup.. ED SHEERAN


Awalnya sih gw cuman suka nadanya. Tapi, begitu gw denger sampe sekitar ke-5 kali nya, gw baru sadar kalo ada lyric yang bagus banget dari lagunya.


"... we made these memories for ourselves.
Where our eyes are never closing.
Hearts were never broken.
And time is forever frozen still."


And It just appears in my mind. "That's why the song was called Photograph." It is the magic of the photograph.


You guys must be getting it!! Kalo engga, berarti lo pada belum segalau gw (HAHAHA).  

Okay enough.

Disinilah gw baru sadar keajaiban dari sebuah Photograph. Photograph itu ga pernah berubah. Ekspresi muka yang ada pada sebuah Photograph ga akan pernah berubah. Ketika melihatnya, semua lingkungan kita seakan-akan berubah pada masa itu, dan kita diingatkan kembali sambil tersenyum sendiri membayangkan ekspresi kita saat itu. Entah sedang sendirian, ataupun bersama teman/someone special. It liven up our condition at that time, no matter how worse our condition now. And that is the magic, because the time is forever frozen still.




Really happy I am at that time. =)


Sebenernya foto yang mau gw pasang bukan ini, tapi takut ada yang marah. Hehe..

Oh well, at least I can endure current situation of ours by looking at our Photographs. =)

Thank you for the moments. =)


~Cakramurti

@Indekost, Pogung Baru

Jumat, 01 Mei 2015

Menjelajahi Dunia dan Ruang Pikiran a.k.a. Traveling the World and Mind

Siapa sih yang ngga suka traveling? Sekarang semua orang berlomba-lomba untuk traveling dengan tujuan yang berbeda-beda. Ada yang sekedar ingin tahu tempatnya, ada yang ingin memamerkan pemandangan yang indah disertai kemampuan fotografi yang handal, ada juga yang ingin mendapatkan tantangan menjelajahi jalanan yang sulit. Ditambah dengan gencarnya media sosial, popularly Instagram, sebagian orang kini sudah menjadikan traveling sebagai profesi dan passion mereka untuk menjalani hidup ini.

Diambil dari akun @Mrizag di Instagram

Me, personally, sebenernya suka banget yang namanya traveling, cuma ga pernah dapet kesempatan aja. Dari mulai gw mau KKN, gw emang sengaja milih tempat yang agak timur gitu supaya bisa mampir Gunung Rinjani, alhasil KKN gw gak lolos dan fail. Berapa kali tuh gw diajakin ke Merbabu dan gunung lainnya dan berkali-kali juga fail dengan seribu alasan. Jadi, selama ini gw cuma ngerasain pantai-pantai di Jogja aja. Kalo soal gunung, gw tetep pernah kok naik gunung sekali..... Gunung Api Purba.... (Buat lo yang gak tau Gunung Api Purba, sebenernya itu bukit yang naik 3 jam an juga nyampe puncak).


Ocha nih lagi di Gunung Api Purba


Beda tipis lah ya sama yang di atas..

Traveling pun sebenernya udah jadi impian gw dari kecil. Gw sengaja sebenernya milih jurusan HI (dulu) supaya bisa ke luar negeri dan merasakan 'dunia lain'. Alhasil, Tuhan ternyata nyuruh gw untuk masuk jurusan Akuntansi, yaudah gw ikutin. Tapi ternyata walaupun di jurusan Akuntansi, gw juga tetep bisa ngerasain ke luar negeri, yaitu ke Thailand. It's really a gorgeous place to visit, trust me. And it's relatively cheap. Gw juga sempet mau daftar untuk exchange ke Jepang, cuma lagi-lagi belom ada kesempatan dan fail. Untungnya gw dah biasa ditolak.


Tempat semua kenangan berakhir


Kalo pengen tahu lebih lanjut tentang Thailand, bisa lihat http://pokoknyagitulah.blogspot.com/

Oke sebenernya cerita di atas cuma intermezzo aja. Gw pun bikin tulisan ini karena terinspirasi dari kata-kata temen gue: "It's good to travel, whether to travel around the world or around the people's mind". - by someone who I prefer not to mention =). Ketika ngeliat kata-kata itu, pikiran gw pun langsung kemana-mana. Menurut gw itu kata-kata yang kece abis. When you alone travel around the world, actually you're not traveling alone. Because during your travel, there will be many people who travel to your mind. Kata-kata itu langsung muncul di benak gw.
Banyak orang (termasuk gw) yang sebenernya pengen banget traveling tapi gajadi karena ngga ada temennya. Padahal, ketika lo traveling sendirian, lo akan menemukan bahwa sebenernya you're not alone. Karena akan ada banyak orang-orang yang ikut "traveling" bersamamu. Mereka adalah orang-orang yang memberikanmu warna baru. Mereka adalah orang-orang yang membawamu ke dunia yang ingin kamu ketahui. Ya. Mereka adalah orang-orang yang traveling to your mind.
In the end, sebetulnya orang-orang yang doyan traveling the world adalah orang-orang yang mencari seseorang/sesuatu yang bisa traveling to their mind. Karena hal tersebutlah yang sebetulnya membuat mereka ketagihan untuk traveling. Mereka butuh sesuatu yang bisa memberikan Dunia kepada mereka. Sesuatu yang bisa membuka pikiran mereka dan memunculkan perspektif baru untuk lebih mencintai hidup. Maybe, the reason why I'm not traveling now is because there's already someone who travels to my mind. But actually, I'm not sure either. =)

And now, I'm just here waiting for another new traveling. That's why I love traveling (and being traveled). =D

~Cakramurti

@Bali, Indonesia